Efektivitas Frenkel Exercise dalam Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Pasien Parkinson: Studi Kasus
Abstract
Parkinson merupakan penyakit degenerasi saraf yang mengenai saraf pusat yang terjadi secara perlahan dan bersifat progresif yang menyebabkan gangguan fungsi saraf untuk mengotrol gerakan, keseimbangan, dan pola jalan hal tersebut dapat terjadi karena hilangnya sel sel otak yang memproduksi dopamin, pada substantia nigra. Berdasarkan data dari WHO, insidensi penyakit parkinson di Asia menunjukkan terdapat 1.5 sampai 8.7 kasus per tahun dengan kisaran umur 60 sampai 69 tahun dan jarang ditemukan pada umur <50 tahun. berdasarkan data perhimpunan spesialis saraf indonesia angka penderita parkinson sudah mencapai 400.000 orang. Fisioterapi sebagai pilihan treatment untuk parkinson berfokus pada koordinasi dan fungsi ekstremitas atas maupun bawah, keseimbangan dan kapasitas fisik serta aktivitas. Fisioterapis juga dapat menggunakan latihan kognitif dan strategi, termasuk berolahraga untuk mempertahankan atau meningkatkan tingkat kemandirian pasien dan kualitas hidup secara keseluruhan salah satunya dengan menggunakan Frenkle exercise. Hasil yang didapatkan setelah 6 kali didapatkan peningkatan LGS sebesar 5°, penurunan koordinasi bradykinesia T0=3 menjadi T6=2, berjalan, keseimbangan T0=3 menjadi T6=2 dan pengurangan disability T0=4 menjadi T6=3 menggunakan the parkinson’s disease composite scale. Kesimpulan metode frenkle exercise efektif meningkatkan koordinasi, dapat meningkatkan lingkup gerak sendi, kekuatan otot, dan koordinasi gerakan pada kasus parkinson
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Journal of Health Care is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. © All rights reserved 2020. Journal of Health Care






